MENUJU KEDAULATAN PANGAN: SINERGI LEMBAGA TINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS JAGUNG NASIONAL
Makassar, 28 Oktober 2025 - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional melalui komoditas strategis jagung, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Selatan (BRMP Sulsel) menggelar pertemuan koordinasi strategis bersama Badan Standardisasi Nasional (BSN), Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia (BRMP Serealia), serta Balai Pemeriksaan dan Sertifikasi Benih (BPSB). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan peran masing-masing lembaga dalam memperkuat pendampingan Lembaga Tanaman Pangan Komoditas Jagung di wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya.
Sebagai bagian dari tugas pokoknya, BRMP Sulawesi Selatan bertanggung jawab atas pendampingan kelembagaan tanaman pangan, khususnya jagung dengan tujuan membangun kapasitas sumber daya manusia, memperkuat kelembagaan, serta mengembangkan sistem perbenihan yang andal, efisien, dan berkelanjutan. Dalam pertemuan tersebut, para pihak menyepakati empat pilar strategis sebagai landasan pelaksanaan kegiatan pendampingan.
Pilar pertama fokus pada penguatan kapasitas SDM melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaksana UPBS BRMP Sulawesi Selatan, petani, produsen benih, dan penyuluh di seluruh rantai nilai jagung, dari budidaya hingga manajemen perbenihan, dengan mendorong penerapan Good Agricultural Practices (GAP) dan Good Seed Production Practices (GSPP). Kedua, penjaminan mutu dan ketersediaan benih unggul dilakukan melalui pembinaan penangkar agar memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan regulasi Kementerian Pertanian, mencakup kemurnian genetik, daya tumbuh, serta penguatan sistem perbenihan lokal untuk mewujudkan kemandirian benih di daerah. Ketiga, produktivitas dan efisiensi usahatani ditingkatkan melalui adopsi varietas unggul, pemupukan berimbang, pengendalian hama terpadu, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya lokal dan meningkatkan pendapatan petani. Keempat, keberlanjutan sistem produksi jagung diwujudkan dengan mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi, melalui praktik pertanian ramah lingkungan, konservasi sumber daya alam, dan inklusivitas dalam akses teknologi serta pasar sehingga tercipta usaha tani jagung yang tangguh, berkelanjutan, dan berdaya saing jangka panjang.
Sinergi strategis antara BRMP Sulawesi Selatan, BRMP Serealia, BPSB, dan BSN ini menjadi fondasi penting dalam transformasi sistem perbenihan dan produksi jagung nasional. Dengan pendekatan berbasis standar, inovasi, dan prinsip pembangunan berkelanjutan, kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung visi kedaulatan pangan Indonesia.